Selasa, 06 Mei 2014

UJIAN MID SEMESTER MATA KULIAH PENGELOLAAN LABORATORIUM


Soal No 1 :
            Jelaskan manajemen standar lab yang ideal ?
Jawab:
Tenaga laboratorium sekolah merupakan salah satu tenaga kependidikan yang sangat diperlukan untuk mendukung peningkatan kualitas proses pembelajaran di sekolah melalui kegiatan laboratorium. Sebagaimana tenaga kependidikan lainnya, tenaga laboratorium sekolah juga merupakan tenaga fungsional. Oleh karena itu diperlukan adanya kualifikasi, standar kompetensi dan sertifikasi.Empatkompetensi utama yang harus dipenuhi sebagai seorang laboran atau teknisi sebagaimana yang tercantum dalam Permen No. 26 tahun 2008 tersebut adalah 1) Kompetensi Kepribadian; 2) Kompetensi Sosial; 3) Kompetensi Administratif; dan 4). Kompetensi Profesional.
Adapun Kualifikasi kepala laboratorium Sekolah/Madrasah menurut permendiknas ini adalah sebagai berikut:
a. Jalur guru
  1. Pendidikan minimal sarjana (S1);
  2. Berpengalaman minimal 3 tahun sebagai pengelola praktikum;
  3. Memiliki sertifikat kepala laboratorium sekolah/madrasah dari perguruan tinggi atau lembaga lain yang ditetapkan oleh pemerintah.
b. Jalur laboran/teknisi
  1. Pendidikan minimal diploma tiga (D3);
  2. Berpengalaman minimal 5 tahun sebagai laboran atau teknisi;
  3. Memiliki sertifikat kepala laboratorium sekolah/madrasah dari perguruan tinggi atau lembaga lain yang ditetapkan oleh pemerintah.
Sementara itu Kualifikasi teknisi laboratorium sekolah/madrasah adalah sebagai berikut:
  1. Minimal lulusan program diploma dua (D2) yang relevan dengan peralatan laboratorium, yang diselenggarakan oleh perguruan tinggi yang ditetapkan oleh pemerintah;
  2. Memiliki sertifikat teknisi laboratorium sekolah/madrasah dari perguruan tinggi atau lembaga lain yang ditetapkan oleh pemerintah
Sedangkan Kualifikasi laboran sekolah/madrasah adalah sebagai berikut:
  1. Minimal lulusan program diploma satu (D1) yang relevan dengan jenis laboratorium, yang diselenggarakan oleh perguruan tinggi yang ditetapkan oleh pemerintah;
  2. Memiliki sertifikat laboran sekolah/madrasah dari perguruan tinggi yang ditetapkan oleh pemerintah.

 Menurut PERMENDIKNAS no 40 tahun 2008 , kriteria laboratorium yang ideal adalah:
1.  Ruang laboratorium kimia berfungsi sebgai tempat berlangsungnya kegiatan pembelajaran kimia secara praktikum yang memerlukan peralatan khusus.
2.      Ruang laboratorium kimia dapat menampung minimum setengah dari kelompok belajar.
3.      Rasio minimum ruangan laboratorium kimia adalah 3m2 per peserta didik. Luas minimum ruangan laboratorium kimia adalah 8m.
4.      Ruangan laboratorium kimia dilengkapi sarana sebagai berikut:


Untuk mengelola  laboratorium yang baik, kita harus mengetahui perangkat-perangkat yang di kelola antara lain sbb:
a.       Tata ruang laboratorium
Tata ruang laboratorium merupakan suatu tatanan komponen pengisi ruangan laboratorium, secara umum tata ruang lab kimia yang baik harus mempunyai:
1.      Pintu masuk, keluar dan pintu darurat.
2.      Ruang persiapan, penyimpanan, serta peralatan dan zat.
3.      Ruang staf, seminar , bekerja, dan gudang.
4.      Lemari peralatan, lemari asam.
b.      Alat yang baik dan terkalibrasi
Alat yang baik dan terkalibrasi sangat berhubungan erat dengan perawatan nya,prinsip perawatan peralatan kimia adalah sbb:
1.      Alat-alat disimpan berdasarkan kelompok alat, misalnya berdasarkan jenis  bahannya seperti gelas, logam, kayu dll.
2.      Alat-alat yang disimpan berdasarkan frekuensi penggunaannya.
3.      Alat-alat khusus disimpan dalam lemari/tempat khusus karena sifat yang rentan terhadap keadaan luar dan mahal.
c.       Infrastuktur laboratorium
Laboratorium yang baik harus dilengkapi dengan berbagai infrastruktur untuk memudahkan pemakai laboratorium dalam melakukan aktivitasnya. Infrastruktur tersebut ada yang berupa infrastruktur umum dan khusus.

Infrastruktur umum antara lain:
1.      Penerangan
2.      Pentilasi udara.
3.      Air bersih
4.      Bak cuci
5.      Aliran listrik dan gas
Infrastruktur khusus antara lain:
1.      Meja mahasiswa
2.      Meja dosen
3.      Kursi
4.      Papan tulis
5.      Lemari alat dan lemari bahan
6.      Ruang timbang
7.      Lemari asam
8.      Perlengkapan P3K
9.      Pemadam kebakaran dll

d.      Administrasi laboratorium
Admisnistrasi merupakan kegiatan yang menunjang kerja di laboratorium yang  berkesinambungan. Administrasi meliputi kegiatan administrasi yang ada di laboratorium. Kegiatan itu meliputi :
1.      Inventarisasi peralatan lab.
2.      Daftar kebutuhan alat baru, atau alat tambahan, alat-alat yang rusak, dan alat-alat yang dipinjam/dikembalikan.
3.      Keluar masuk surat menyurat.
4.      Daftar pemakaian lab, sesuai dengan jadwal kegiatan praktikum yang ada.
5.      Daftar Inventarisasi bahan-bahan kimia dan non-kimia, bahan-bahan gelas dan sebagainya.
6.      Daftar Inventarisasi alat-alat meubelair (kursi, meja, bangku, lemari dsb).
e.       Organisasi laboratorium
Organisasi lab merupakan suatu susunan personalia yang mengelola laboratorium. Organisasi ini ditanggungjawabi oleh kepala lab. Adapun tugas untuk semua personalia yang terlibat adalah untuk mengkoordinir segala aspek laboratorium serta mengatur jadwal penggunaan laboratorium.
f.       Fasilitas pendanaan
Kelancaran kegiatan laboratorium dan kesinambungan fungsionalisai laboratorium sangat bergantung pada anggaran yang memadai.tersedianya dana yang memadai akan sangat diperlukan dalam operasional laboratorium. Tanpa adanya dana yang cukup,kegiatan laboratorium akan berjalan tersendat-sendat, bahkan mungkin tidak dapat beroperasi dengan baik.
g.      Keamanan laboratorium
Prinsip umum yang harus diterapkan dalam keamanan lab diantaranya adalah tanggungjawab, kerapian, kebersihan lab, perhatian terhadap tugas yang dilakukan di lab, pertolongan pertama, serta pakaian. Sebaiknya setiap orang yang bekerja di laboratorium harus displin dan memenuhi peraturan dasar yang berlaku di lab agar tercipta keamanan serta mencegah seminimal mungkin hal-hal yang tidak diinginkan dalam laboratorium.

Soal No.2:
            Buatlah rubrik penilaian praktikum secara umum!tentukan kategori praktikum berhasil atau tidak berdasarkan rubrik yang anda buat!
Jawab:



            RUBRIK PENILAIAN PRAKTIKUM
NO
INSTRUMEN YANG DINILAI
ASPEK PENILAIAN
SKOR






4
SANGAN BAIK
3
BAIK
2
KURANG BAIK
1
TIDAK BAIK
1
TAHAP PERSIAPAN
ASISTENSI
Diadakan asistensi


Tidak diadakan asistensi


PENGEBONAN ZAT
Dilakukan pengebonan zat dengan sebelumnya telah memiliki pengetahuan tentang cara pembuatan larutan, pengenceran larutan dan sebagainya. Serta dibimbing oleh asisten dan pengelola lab.
Dilakukan pengebonan zat dengan sebelumnya telah memiliki pengetahuan tentang cara pembuatan larutan, pengenceran larutan dan sebagainya.
Dilakukan pengebonan zat tanpa pengetahuan sehingga masih banyak bertanya
Tidak Dilakukan pengebonan zat dengan sebelumnya telah memiliki pengetahuan tentang cara pembuatan larutan, pengenceran larutan dan sebagainya. Serta dibimbing oleh asisten dan pengelola lab.


PRE-TEST
Pre-test dilakukan setiap kali praktikum dengan soal yang berkaitan dengan judul praktikum yang bersifat analisis serta berupa pengetauan yang mendukung untuk melakukan praktikum. Standar kelulusan 65, bagi yang tidak lulus praktikum tidak diperbolehkan mengikuti praktikum.
Pre-test tidak dilakukan setiap kali praktikum. Standar kelulusan 65, bagi yang tidak lulus praktikum tidak diperbolehkan mengikuti praktikum.
Pre-test dilakukan kadang-kadang. Soal pre-test bersifat hafalan. Yang tidak lulus pre-test diperbolehkan mengikuti praktikum.
Tidak dilakukan pre-test.


KESELAMATAN KERJA
(JAS LAB, MASKER, KACAMATA, SARUNG TANGAN, SEPATU)
Menggunakan perlengkapan keselamatan kerja lengkap dari awal hingga akhir praktikum
Menggunakan perlengkapan keselamatan kerja hanya pada saat akan beraktivitas dengan zat.
Perlengkapan keselamatan kerja tidak digunakan secara lengkap. Misalnya hanya menggunakan jas lab.
Tidak Menggunakan perlengkapan keselamatan kerja lengkap dari awal hingga akhir praktikum
2
PELAKSANAAN
KETERAMPILAN PROSES SAINS (SIKAP ILMIAH)
Secara beurutan sikap ilmiah dilakukan selama praktikum.
Melakukan pengamatan, melaksanakan praktikum dan menganalisa hasil praktikum.
Hanya melakukan pengamatan dan mencatat data pengamatan.
Tidak melakukan urutan kegiata ilmiah selama praktikum.


MEMBERSIKAN ALAT DAN LAB SETELAH SELESAI PRAKTIKUm
Melakukan pembersihan alat dan ruangan  lab setelah selesai praktikukm dan menyimpanya kembali pada tempatnya.
Hanya memberiskan alat dengan mencuci tanpa menyimpan kembali ke tempatnya. Dan memberiskan lab.
Hanya membersihakan alat tanpa membersihkan ruangan lab
Tidak membersikan alat dan lab setelah selesai praktikum


POST-TEST
Dilakukan post-test setiap kali selesai praktikum. Soal post test bersifat analisis terhadap hasil percobaan. Standar kelulusan 65. Yang tidak lulus post-test diberikan tugas tambahan.
Dilakukan post-test tidak setiap kali praktikum. Soal post test bersifat analisis terhadap hasil percobaan. Standar kelulusan 65. Yang tidak lulus post-test diberikan tugas tambahan.
Post-test hanya kadang-kadang dilakukan. Yang tidak lulus post-test tidak diberikan tugas tambahan.
Tidak dilakukan post-test setiap kali selesai praktikum. Soal post test bersifat analisis terhadap hasil percobaan. Standar kelulusan 65. Yang tidak lulus post-test diberikan tugas tambahan.
3
PELAPORAN
LAPORAN DATA PENGAMATAN SEMENTARA
Memberikan laporan data hasil pengamatan sementara kepada asisten secara tertulis
Hanya melaporkan data hasil pengmatan secara lisan
Hanya kadang-kadang memberikan laporab data pengamatan.
Tidak melaporkan data hasil pegamatan sementara.


LAPORAN PRAKTIKUM
Membuat laporan praktikum sesuai format yang diberikan. Melaporkan sesuai dengan pengamatan yang dilakukan. Dikumpulkan setiap 1 minggu sekali.
Membuat laporan praktikum sesuai format yang diberikan, tetapi tidak dikumpulkan setiap 1 minggu sekali.
Membuat laporan praktikum sesuai format yang diberikan, tetapi dikumpulkan setelah semua judul praktikum dilakukan.
Tidak membuat laporan praktikum


LAPORAN KERUSAKAN ALAT  dan mengganti kerusakan alat SELAMA PELAKSANAAN PRAKTIKUM
Melaporkan kerusakan alat dan menggantinya setiap kali terjadi kerusakan alat dalam praktikum
Melaporkan kerusakan alat tetapi tidak menggantikannya.
Kadang-kadang melaporkan  kerusakan alat kepada asisten
Tidak Melaporkan kerusakan alat dan tidak menggantinya setiap kali terjadi kerusakan alat dalam praktikum

KEBERHASILAN PRAKTIKUM:
JUMLAH SKOR / 40 X 100%                         
KRITERIA KEBERHASILAN:
BERHASIL
>80 %
TIDAK BERHASIL
< 75 %

Soal No.3:
            Buatlah desain lab yang inovativ untuk pembalajaran pada jenjang sekolah menengah atas!
Jawab:

Gambar desain lab untuk SMU
            Keterangan gambar:
1.      Bak cuci
2.      Meja dinding
3.      Ruang timbang
4.      Meja demonstrasi
5.      Meja siswa
6.      Gudang
7.      Stop kontak listrik
8.      Papan tulis
9.      Lemari asam
10.  Ruang gelap
11.  Ruang persiapan
Soal No.4
Buatlah rubrik penilaian untuk jurnal dan laporan praktikum!
Jawab:
Rubrik penilaian jurnal praktikum kimia

Rubrik untuk penilaian laporan praktikum kimia
NO
ASPEK YANG DI NILAI
SKOR
KRITERIA
1
Jurnal:
a.       Judul
b.      Hari/tanggal
c.       Tujuan
d.      Landasan teori
e.       Alat dan bahan
f.       Prosedur kerja (dalam bentuk bagan alir)
3
·         Bila 2 kriteria dari point 5 tidak di penuhi
4
·         Bila 1 kriteria dari point 5 tidak di penuhi
·         Tulis tangan
·         Menarik
·         Sistematik
·         Bahasa yang di gunakan komunikatif (mudah di pahami)
·         Menyajikan dasar teori yang sesuai dengan tujuan praktikum
2
Data pengamatan
1
2
3
4
·         Tidak melampirkan datapengamatan
·         Tiga (3) kriteria skor 5 tidakdi penuhi
·         Dua (2) kriteria skor 5 tidakdi penuhi
·         Satu (1) kriteria skor 5 tidakdi penuhi


5
·         Data yang di sajikan dalam bentuk tabel atau grafik
·         Data yang di sajikan sesuai dengan hasil paktikum
·         Data yang di sajikan jelas, dan mudah di pahami
3
pembahasan
1
·         Tidak menyajikan pembahasan
2
·         Tiga (3) kriteria skor 5 tidakdi penuhi
3
·         Dua (2) kriteria skor 5 tidakdi penuhi
4
·         Satu (1) kriteria skor 5 tidakdi penuhi


5
·         Bahasa yangdi gunakan komunikatif
·         Pembahasan sesuai dengan hasil praktikum
·         Adanya hubungan antarapembahasan
·         dengan literatur yang di ambil
4
Ketepatan pengambilan kesimpulan
1
·         Kesimpulan tidak di sajikan menggunakan bahasa yang komunikatif
·         Kesimpulan yang diambil tidak berdasarkan data pengamatan
·         Kesimpulan yang di sajikan tidak sesuaidenganpembahasan
·         Kesimpulan tidak sesuai  dengan tujuan praktikum
2
·         Tiga (3) kriteria skor 5 tidak terpenuhi
3
·         Dua (2) kriteria skor 5 tidakdi penuhi
4
·         Satu (1) kriteria skor 5 tidakdi penuhi
5
·         Kesimpulan tidak di sajikan menggunakan bahasa yang komunikatif
·         Kesimpulan sesuai dengan tujuan praktikum
·         Kesimpulan yang di sajikan sesuai dengan pembahasan
·         Kesimpulan yang di ambil berdasarkan data pengamatan




5
Waktu pengumpulan laporan resmi
1
Terlambat 4 hari atau lebih
2
Terlambat 3 hari
3
Terlambat 2 hari
4
Terlambat 1 hari
5
Tepat waktu

Soal No.5
Mengapa pentingnya manajemen lab dalam kaitannya dengan kurikulum 2013! (kata kunci : produktif, inovatif dan kreatif)

Jawab:
            Terkait dengan mengapa peting nya manajemen lab dalam kaitannya dengan kurikulum 2013 adalah karena manajemen lab adalah salah satu standar nasional pendidikan yang telah ditetapkan dalam peraturan oleh menteri  pendidikan dan kebudayaan.tujuan nya adalah agar  setiap sekolah yang ada di indonesia dapat mencapai standar sarana dan prasarana yang telah di tetapkan.terkait dengan kurikulum 2013 perlu secara terus menerus di kaji agar peserta didik yang melalui proses pendidikan dapat memiliki kompetensi yang telah di tetapkan.agar generasi muda menjadi generasi emas indonesia,oleh karena itu peningkatan sumber daya manusia (SDM) akan dapat di wujudkan melalui peran strategis pembangunan bidang pendidikan dalam mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) sebagai generasi emas yang produktif, kreatif dan inovatif.
Soal No.6
Jelaskan perbedaan mendasar pada laboratorium sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP)
Jawab:
            PERBEDAAN LABORATORIUM SD DAN SMP
LAB SD
LAB SMP
1.      Ruangan lab untuk SD cenderung untuk lebih beragam dalam penggunaan warna. Pada didinding ruangan banyak dihiasi ornamen-ornamen yang mendukung praktikum. Alat dan bahan praktikum diletakan di ruangan khusus yang hanya dizikan masuk adalah guru dan pengelola.
2.      Pelaksanaan praktikum pada SD lebih dilakukan dengan demonstrasi oleh guru. Hal ini dikarenakan anak-anak pada jenjang SD belum memahami risiko dan bahaya beraktivitas di laboratorium sehingga masih sangan membutuhkan bimbingan guru.
1.      Ruangan lab untuk SMP cenderung lebih banyak banyak berisi alat-alat peraga seperti alat peraga rangka, organ-organ dalam tubuh, neraca, globe, awetan-awetan hewan dan tumbuhan. Alat dan bahan juga diletakan di ruang khusus namun siswa memiliki izin untuk keluar masuk ruangan.
2.      Pelaksanaan praktikum sudah melibatkan siswa. Dimana guru terlebi dahulu melakukan demonstrasi dan selamjutnya siswa juga melakukan praktikum yang sama di bawah pengawasan guru.


1 komentar: